Dianggap Rugi Bandar, Caplin Dilema Antara "Singkirkan" Rizieq atau Anies


Bolaklik - Rizieq ini datang bukan tanpa adanya deal-dealan politik. Dia adalah deportan. Dipulangkan lewat serangkaian drama-drama dan janji-janji manis 6 kali dikabarkan pulang. Dia ini adalah play maker dari Anies. Dia di pilkada 2016, jadi pengumpan yahud akan kemenangan Anies.

Berkasus hukum, itu memang jalan ninjanya. Ditetapkan beberapa kali jadi tersangka. Ditangkap di era SBY karena urusan penganiayaan dan provokasi. Itu adalah garis tangannya. Dia memang born to be a trouble maker. Dia jadi alat politik dari Caplin. He will never be the purpose. He just the means.

Dia digunakan kalau dirasa perlu. Memang dari sejarahnya, FPI didirikan juga untuk apa sih di tahun 1998?

Gelar mulia Habibana diberikan untuk memberikan efek gemetar buat sebagian orang. Nggak tahu apakah dia benar-benar keturunan atau bukan. Kalau pun benar, memang bisa lebih kebal hukum begitu? Ya nggak juga dong?

Negara ini jangan tunduk sama orang-orang yang menyalahgunakan agama dong. Om Nusron juga harus paham ini. Ini Indonesia. Jangan gegara satu orang, perkumpulan Habib Rabithah Alawaliyah malah dicap buruk. Harus dibetulin juga itu cara pikirnya.

Beberapa provokasi pun dibuat semenjak kedatangannya di Indonesia beberapa minggu kemarin. Pertama, membuat kerumunan di objek vital. Dibiarkan dan massa beringas injak-injak kursi dan taman. Kursi patah dan taman jadi gepeng. Oknum TNI ditahan karena terpancing. Ngeri. Dibiarkan.

Kedua, dia bikin kerumunan di Puncak Bogor. Saat itu ia datang ke ponpes yang dibuatnya. Pawai, ramai-ramai datang, tanpa melaksanakan program kesehatan yang sudah diatur Doni Monardo, si jenderal penanggulangan bencana itu. Polisi pun mengiringi mereka. Masih didiamkan.

Ketiga, ini yang puncaknya. Dia bikin acara Maulid di Jakarta dan pernikahan anaknya yang nggak taat aturan kesehatan. Memaksa Jenderal Doni juga kirim masker. Lalu bayar 50 juta untuk hiburan, lalu Doni puja puji Anies setinggi langit. Sampai ke langit ke tujuh. Karena dianggap denda termahal. Mantul.

Kali ini tidak didiamkan. Ketiga aksi ini berujung kepada pencopotan jabatan 2 Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat. Dua kapolres juga kabarnya dicopot. TNI pun langsung lewat Panglima, mengancam Rizieq jika ada yang mau dipecah, berhadapan langsung dengan TNI.

Panglima Hadi kalau bicara tidak main-main. Kapolri juga katanya serius. Tapi seserius apa Kapolri, hanya dia dan Tuhan yang tahu. Saya sih nggak mau tahu ya. Tapi kepercayaan saya sama Kapolri Idham Azis berkurang saat dia tidak banyak bicara tentang radikalisme.

Di belakang pencopotan kapolda dan kapolres, saya kira ini bukan ide dari Idham Azis. Tapi murni ide Jokowi lewat pertimbangan-pertimbangan yang matang dari beberapa pembisik. Bukan juga Mahfud MD. Karena Mahfud MD janji mau sikat yang rusak bandara, tapi malah biarkan mereka pulang sikat gigi.

Latar belakang inilah yang membuat kita sama-sama harus melirik kepada Anies.

Kali ini, kubu Caplin kesulitan. Dana sudah keluar banyak man. 3 kali provokasi gagal. Sudah gitu sekarang lagi susah pula. Caplin dihadapkan 2 pilihan sulit. Mempertahankan Anies atau Rizieq. Caplin pun berpikir keras dan sampai peras otak mungkin cairan di otaknya nyaris keluar.

Mustahil mempertahankan keduanya. Namun di atas kertas, Anies ini masih dianggap memiliki posisi tawar yang tinggi. Jadi paling mudah adalah membuang Rizieq. Caplin akan menggunakan tangan Anies untuk tunjuk Rizieq sebagai orang yang bersalah dalam pelanggaran serius ini. It’s all about business.

Ribuan nyawa orang sudah terancam Covid. Lurah Petamburan positif korona. Hitung saja setelah kerumunan, beberapa hari, dan angka positif Covid mulai bertambah. Anies pun bungkam. Dia dipanggil polisi, 8 jam curhat 23 halaman. Mungkin polisi pada mabok dengar panjang lebarnya perkataan Anies.

Dia ini sudah bisa ditetapkan langsung sebagai tersangka sebetulnya. Karena sebagai kepala tertinggi kepemimpinan di DKI, dia sudah terbukti lalai. Sudah ada sekda DKI yang meninggal karena kena infeksi. Sudah ada orang-orang pemprov DKI yang sakit.

Anies masih biarkan. Apa alasannya? Karena tidak memiliki cukup personel untuk menghalau acara itu? Tunggu-tunggu. Jangan ngeles. Begini penjelasannya...

Anies sendiri yang datang ke rumah Rizieq. Kemudian dia sendiri yang siapkan toilet portable untuk berak dan kencingnya para laskar. Dia juga datang ke pernikahan anak Rizieq yang ada lagu Hashem Melech yang dibuat oleh orang Israel Yahudi Hebrew Gad Elbaz di tahun 2016.

Terus dia yang ngeles dan menunjuk hidung Rizieq? Ya ini sudah diatur mungkin. Rizieq sekali lagi akan ditunjuk dan dijadikan playmaker. Buat saya sih kerjain ginian di tahun 2020 kecepetan. Kalau mau, di 2023 atu 2024. Playing victim saja, nanti kayak SBY bisa menang Pilpres. Lah ini di tahun 2020.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------