Sadis! Istri 5 Tahun Disiksa Suami, Perut Hamilnya Ditendang


Berita Terkini -  Nasib buruk menimpa seorang perempuan yang disiksa suaminya selama 5 tahun pernikahan. Bahkan penyiksaan itu dilakukan dengan sadis hingga si perempuan keguguuran.

Perut perempuan yang lagi hamil itu ditendang.

Sayangnya aksi suaminya itu malah mendapat pembelaan dari sang mertua.

Ia beberapa kali pernah melakukan pertemuan dengan keluarga untuk memperbaiki sikap suaminya.

Namun, sang suami tak kunjung berubah. Ia tetap diperlakukan kasar oleh suaminya.

"Saya mengalami keguguran ketika dia (suaminya) menendang perut saya pada suatu malam. Setelah itu, ada satu kali keguguran lagi. Saya harus dirawat di rumah sakit sekali saat kebrutalan terjadi. Ekstrim. Ibu mertua saya memihak putranya untuk memukul saya, dan ini rutin,” ungkap wanita tersebut.

“Beberapa pertemuan antara keluarga saya dan mertua tidak membuahkan hasil dan nasib saya tidak berubah,” lanjutnya.

Kejadian tersebut terjadi di negara bagian Arunachal Pradesh, India.

Lantaran tak tahan dengan kelakuan suaminya, wanita itu pun akhirnya memutuskan untuk kabur pada bulan September 2020 malam, dilansir

dari The Gulf News.

Si wanita itu kabur dengan membawa seorang pria yang sudah beristri. Ia mengaku lantaran membawa pria tersebut karena pria itu dulu pernah melamarnya, namun dia tolak.

Saya telah menolak lamarannya untuk menikah karena dia mengatakan hal-hal akan berubah bagi saya jika saya menikah dengannya,” lanjutnya.

Si pria ternyata masih menaruh hati pada wanita itu. Bahkan si pria mengetahui klau si wanita itu tak hidup bahagia dengan pria itu.

Pria yang dibawa kaburnya itu pun mengetahui betapa sulitnya menjadi wanita yang selalu disiksa oleh suaminya.

Lantarana kasihan dengan kehidupan wanita yang ia cintai, pria itu pun mau dibawa kabur oleh si wanita.

Mereka pun memutuskan untuk lari pada tengah malam ke daerah yang bernama Tinsukia Assam.

“Tidak, itu bukan urusan cinta, tapi (pria itu) menyadari keadaan saya. Dia tahu bahwa suami saya menyerang saya setiap hari secara brutal selama lima tahun,” katanya.

Setelah berhasil kabur, si wanita akhirnya dihubungi kembali oleh pihak keluarga si pria.

Mereka pun mengajak wanita itu untuk pergi ke desa Arunachal, dan berjanji untuk merangkul hubungan mereka.

“Keluarga Nitul menghubungi kami dan memanggil kami ke desa. Mereka meyakinkan bahwa mereka akan menerima dan merangkul kami kembali di keluarga. Awalnya kami menolak tapi kemudian kami berpikir untuk pergi dan bersama keluarga kami sendiri. Saat itu tengah malam tanggal 25 September. Kami mencapai desa kami di distrik Changlang di Arunachal Pradesh,” paparnya.

Ia pun memilih untuk kembali ke keluarganya masing-masing. Naasnya, hal yang dibayangkan di wanita jika ia kembali akan bahagia kembali bersama suaminya. Namun ia malah menerima hal yang sebalinya.

Hal itu berada di luar ekspetasinya.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------