Fadli Zon Sindir Ganjar Pranowo: Jangan Ambil Alih Pekerjaan Tukang Parkir


Berita Terkini - Aksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatur lalu lintas yang macet karena banjir rob disorot banyak kalangan. Banyak memuji, namun tak sedikit yang mengkritik aksi tersebut.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon termasuk yang menyindir. Menurut mantan wakil ketua DPR itu, tak sepatutnya Ganjar berbuat seperti tukang parkir.

“Sebaiknya Gubernur @ganjarpranowo jangan ambil alih pekerjaan tukang parkir n aparat terkait spt polisi lalu lintas n dishub,” kata Fadli melalui akun Twitter, Senin (18/5/2020).


Komentar Fadli itu mengomentari kicauan akun dr Mediana Cinta. Mediana menautkan potongan video Ganjar yang viral di media sosial.

“Hahahaha... Gubernur kok rasanya kayak kang parkir? Suka lupa diri apa? Om @ganjarpranowo gegayaan kayak gini apa kurang cari kang parkir, atau DOLAR atau perlu nambah polantas?,” ucapnya.

Sejauh ini Ganjar belum mereaksi ucapan Fadli yang me-mention dirinya tersebut.

Untuk diketahui, aksi Ganjar terjadi pada Jumat (15/5/2020) lalu. Semula, gubernur dari PDIP itu dalam perjalanan pulang usai melakukan kunjungan kerja di Kudus.

Sesampainya di Kecamatan Sayung, Demak, rombongan Ganjar terhambat kemacetan panjang. Usut punya usut, air pasang atau rob menggenangi sebagian jalan pantura, membuat kendaraan harus bergantian melintas.

Karena macet cukup lama, Ganjar pun meminta mobil Patwal yang mengawalnya untuk melawan arus. Di ujung jalan macet, Ganjar keluar dari mobil. Dia tampak sewot.

Ganjar langsung mengeluarkan telepon genggamnnya. Sambil mengenakan headset, dia berbicara dengan seseorang dan meminta segera turun tangan.

"Saya di sini pak, ini nggak ada petugas. Saya minta sekarang diterjunkan petugas. Saya minta lokasi ini dijaga 24 jam," ucapnya kepada lawan bicaranya tersebut.

Usai menelepon, Ganjar kembali mengatur lalu lintas. “Ayo pak terus Pak,” kata Ganjar menyuruh mobil yang berjalan pelan untuk segera melaju. Gaya Ganjar tak ubahnya polisi lalu lintas yang berusaha mengurai kemacetan.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------