Seorang Sopir Taksi Pilih Gantung Diri, Tak Bisa Kerja saat Corona, Bingung Ditagih Cicilan Mobil


Berita Terkini - Di tengah Pandemi Corona yang melanda di sejumlah wilayah di tanah air, membuat perekonomian masyarakat susah. Seorang driver online yang diketahui bernama Juna Lismi nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, lantaran ditagih cicilan mobil, pada Senin 6 April 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan korban ditemukan pertama kali oleh anaknya, sudah tergantung di pohon.

"Korban pertama kali ditemukan anaknya sudah meninggal tergantung di pohon," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Baca Juga : PA 212 Tuntut Pemerintah Setop Proyek Ibu Kota Baru

Yusri menuturkan, berdasarkan keterangan keluarga, sebelum melakukan aksi nekatnya, korban kerap melamun belakangan ini. "Sebelumnya korban sering melamun," ujarnya.

Setelah digali dari keterangan istri korban, Sutijah menceritakan, bahwa sebelum nekat gantung diri, bahwa ada seseorang yang datang ke rumahnya menagih cicilan kredit mobil.

"Keterangan istri korban , bahwa sebelumnya ada seorang laki laki yang datang kerumahnya menanggih ciciclan kredit mobil," ujarnya.

Baca Juga : Sepuluh Pasien Positif Corona di Semarang Sembuh

Padahal, korban sudah tidak narik taksi onlinenya semenjak ramai virus corona melanda di Indonesia. Hal ini membuat kredit cicilannya macet.

"Setelah itu korban sering melamun, arena sudah 2 bulan tidak narik (sopir online) dan sebelumnya tidak ada permasalahan lainnya," bebernya.

Baca Juga : Geger Tukang Becak Mendadak Terkapar Dikira Corona, Ternyata karena Mabuk

Saat ini jenazah korban korban ke RSUD Bekasi untuk dilakukan visum mayat. Pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti seutas tali tambang yang digunakan korban.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------