Presiden Iran Sebut Kepentingan AS di Dalam Bahaya


Berita Terkini - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kepada mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron bahwa kepentingan  di kawasan Timur Tengah "dalam bahaya". Peringatan diberikan menyusul pembunuhan yang dilakukan AS terhadap Jenderal Iran Qassem Soleimani pekan lalu.

"Amerika Serikat harus tahu kepentingan dan keamanannya di kawasan itu dalam bahaya dan bahwa ia tidak dapat lepas dari konsekuensi kejahatan besar ini," katanya dalam panggilan telepon satu jam dengan Macron seperti dikutip dari AFP, Rabu (8/1).

Tentara AS membunuh Jenderal Qasem Soleimani pekan lalu.  Pembunuhan dilakukan atas perintah Presiden AS Donald Trump.


Pembunuhan tersebut memicu ketegangan antara musuh-musuh utama.Iran bersumpah untuk membalas dendam.

Rouhani mengatakan, Amerika telah "melakukan kesalahan strategis besar dalam membunuh Jenderal Soleimani". Ia menambahkan bahwa pembunuhan itu mungkin memiliki efek di luar yang diharapkan AS.

"Kejahatan ini telah memperkuat persatuan dan solidaritas rakyat Iran, dan juga rakyat Irak," katanya kepada Macron.

"Republik Islam Iran tidak pernah mencari perang dan ketidakamanan di kawasan itu, tetapi tidak ragu untuk membela hak dan kedaulatannya,"tambahnya.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------