Haji Lulung Usir Pendemo Kontra Anies dari Jakarta, PDIP: Tidak Elok


Berita Terkini - Politisi PDI Perjuangan Ima Mahdia menilai pernyataan anggota DPR RI Abraham Lunggana alias Haji Lulung mengusir para pendemo yang kontra dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan tidak elok. Ia menyayangkan sikap Lulung.

Hal itu diungkapkan oleh Ima melalui akun Twitter miliknya @imadya. Anggota DPRD DKI Jakarta ini menilai seharusnya Lulung ikut memberikan masukan positif, bukan memanasi situasi yang ada.

"Tidak elok. Seharusnya Haji Lulung memberikan masukan yang positif kepada gubernur terkait penanganan banjir, bukan malah ikut memanasi," kata Ima seperti dikutip Suara.com, Rabu (15/1/2020).

Ima menyayangkan sikap para pihak ikut memberikan narasi memanas-manasi situasi. Menurutnya baik mendukung ataupun kontra sebaiknya tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversi.

"Baik yang mendukung atau kontra sebaiknya tidak mengeluarkan narasi seperti ini," ungkap Ima.

Untuk diketahui, Haji Lulung mengkritisi aksi pendemo kontra Anies. Ia menilai mereka hanya mengkritik tanpa memberikan solusi dan mengusir para pendemo kontra Anies.

"Saya ingin ketemu (kontra), apa sih sebenarnya yang lo ingini, apa? Lo nggak betah tinggal di Jakarta? Sudah, pergi," ungkap Haji Lulung.

Banjir besar di sejumlah lokasi di Jakarta beberapa waktu lalu masih meninggalkan polemik meski air sudah surut. Beberapa kelompok massa berencana menggelar demonstrasi di balai kota hari ini, Selasa (13/1/2020).

Aksi ini dibagi menjadi dua kelompok yang berbeda tuntutan. Kelompok pertama dimotori oleh Abu Janda, Nyai Dewi Tanjung, Effendi Achmad dan Sisca Rumondor yang meminta agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mundur karena kejadian banjir.

Sementara aksi kedua diadakan oleh organisasi yang kerap mendukung Anies, Jawara dan Pengacara Jaga Jakarta (Bang Japar). Waktu kedua kelompok ini menggelar aksi juga sama, yakni sekitar pukul 14.00 WIB hari ini.

No comments

Powered by Blogger.
------------------------------