Tito Mendagri, Anies Langsung Sisir APBD 2020, Takut Dipecat Lagi?


Berita Terkini - Ketika KPK tidak bisa menyentuh Anies, Jokowi menempatkan Tito Karnavian, penciduk Tommy Soeharto sebagai mendagri. Tugas dan fungsi menteri dalam negeri memungkinkan Tito untuk memecat pemimpin yang tidak beres. Kekuasaan menteri dalam negeri ya untuk mengawasi para pejabat.

Uniknya, setelah Jokowi memposisikan Tito sebagai mendagri, mendadak si Gabener Anies diberitakan memerintahkan anak buah untuk menyisir ulang rancangan APBD 2020. Kenapa? Apakah memang Anies menyelipkan sesuatu di sana? Atau bagaimana? Mengapa pemberitaan itu langsung muncul?

Tugas dan fungsi dari mendagri diatur dalam Perpres nomor 11 tahun 2015 tentang Kementerian Dlam Negeri. Tugas mendagri pada sederhananya adalah menyelenggarakan urusan di bidang pemerintahan negara, dalam negeri.

Fungsi mereka terkait dengan pejabat negara adalah perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan di bidang olitik dan pemerintahan umum, pembinaan keuangan daerah agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, masih ada tugas kedua yang bersifat berkait dengan pejabat negara, yakni pengkoordinasian, pembinaan pengawasan, fasilitasi dan evaluasi atas penyelenggaraan pemerintah daerah.

2 dari 10 fungsi itu memungkinkan Mendagri Tito Karnavian untuk membereskan urusan-urusan keuangan dari pemerintah kota dan daerah. Kemudian jika menemukan kesalahan, adalah tugas mendagri jenderal Tito Karnavian untuk membuang Anies dari jabatannya.

Pertama, keuangan DKI Jakarta itu aneh sekali. Melihat dari anggaran anti virus 20 miliar yang sebenarnya bisa disewa 100 juta per bulan artinya bisa 200 bulan yang setara dengan 17 tahun, itu adalah nilai yang sangat fantastis.

Lagipula, anti virus itu akan diupdate secara berkala setiap 5 tahun. Jadi secara hitung-hitungan, sewa jauh lebih murah. Apalagi bisa nego. Keuangan untuk pengadaan anti virus ini adalah tindakan yang gila dan harus diusut oleh Mendagri Tito Karnavian.

Kedua, keuangan DKI Jakarta bermasalah dari sisi pengadaan JPO yang sedikit, tapi biayanya sangat mahal. JPO adalah jembatan penyeberangan orang. Anggaran senilai kira-kira 10 miliar pet JPO itu, sangatlah tidak masuk akal.

Satu JPO masak seharga dengan rumah mewah full furnished lengkap dengan lokasi strategis? Gila betul itu. Kalau diteliti, seharusnya Tito langsung buang Anies karena kaget lihat anggaran setinggi itu. https://tirto.id/bangun-11-jpo-dinas-bina-marga-DKI-minta-anggaran-rp110-miliar-ej9J

Ketiga, anggaran atap rumah dinas gabener senilai miliaran rupiah juga benar-benar tidak masuk akal. Mengapa? Karena harga 2,5 miliar itu adalah harga sebuah rumah, bukan sebuah atap. Kenapa anggaran atap itu bisa seharga rumah? Lucu sekali bukan saudara-saudara?

Keempat, Anies ini malah jadi pengkhianat orang kecil dengan mengeluarkan IMB untuk ribuan rumah di Pulau Reklamasi. Saya melihat bagaimana ini adalah celah besar yang bisa dihantam oleh Tito Karnavian selaku mendagri yang aktif. Selain itu, janji-janji rumah DP nol pun ternyata untuk orang kaya.

Tadi itu lebih pada perintah untuk menyisir ulang semua anggaran agar tidak muncul, satu, duplikasi… Yang kedua, alat-alat yang belum habis, jangan belanja lagi. Kalau alat habis pakai memang harus belanja, tapi harus dicek statusnya seperti apa…

Kegiatan pembangunan, kami menggunakan bahan alat material dari mana. Kami milih material dari lokal, lokal itu maksudnya daerah Jakarta atau luar Jakarta, menggunakan tukang atau pabrik, itu semua supaya di-review…

ujar Anies usai memberi pengarahan dalam rangka pembahasan rancangan anggaran 2020 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Dari waktu pemberitaan yang dimunculkan oleh Kompas, ada kemungkinan Anies melakukan pengarahan ini saat Jokowi belum melantik para menteri. Tapi itu tidak menjadi alasan. Anies seharusnya tahu bahwa Tito menjadi mendagri, yang secara langsung menjadi atasan dari Anies sendiri.

Satu lagi orang panik karena ada langkah catur Jokowi. Memosisikan Tito Karnavian ada di atas Anies. Langkah catur Jokowi ini sangat mantap dan patut diberikan apresiasi. Joko Widodo berhasil membangun sebuah sistem yang tidak memberikan peluang sedikitpun untuk korupsi.

Penulis berharap bahwa suatu saat, Indonesia maju bukan lagi menjadi mimpi di siang bolong melainkan menjadi sebuah harapan yang terukur dan bisa dicapai oleh siapapun. Inilah esensi dari kemajuan bangsa dan negara ini.

Saya optimis terhadap Jokowi. Menteri-menteri Jokowi bagus, kecuali Prabowo dan Edhie Prabowo. Mereka itu duri dalam daging. Yang pasti Tito akan membuat Anies panas dingin.

Sumber : https://seword.com/politik/tito-mendagri-anies-langsung-sisir-apbd-2020-DOYNnv7Dhx

No comments

Powered by Blogger.