Bu Susi Tidak Masuk Kabinet, Rakyat Kecewa


Berita Terkini - Entah saya tidak tahu lagi mau bilang apa, satu-satunya wanita pekerja keras bernyali baja yang telah menyelamatkan triliunan aset bangsa kok malah digantikan posisinya oleh orang yang tidak kita ketahui track recordnya seperti apa, apakah kinerja dan nyalinya akan sama atau melebihi bu Susi atau sebaliknya, entahlah.

Jujur sebenarnya di lubuk hati saya yang paling dalam, saya kecewa dengan tidak masuknya kembali ibu Susi di Kabinet Kerja Bapak Jokowi-Ma'ruf Amin Periode 2019-2024. Entah karena lobi-lobi politik atau bagaimana, au ah gelap.

Sementara para Menteri berprestasi lainnya yang juga kualitas kerja mereka sama seperti beliau justru masuk kembali ke Kabinet Kerja Jokowi-Ma'ruf Amin, seperti Sri Mukyani, Retno, Luhut Binsar Pandjaitan, dan lain sebagainya.

Nama Susi Pudjiastuti memang sudah sejak hari Senin, 21 Oktober 2019 diprediksi tidak menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan lagi. Prediksi tersebut kemudian menjadi kenyataan pada hari ini dimana secara resmi Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama Menteri Kabinet Ketja Periode 2019-2024 dimana nama bu Susi hilang digantikan Edhy Prabowo.

Saya tidak tau mau bilang apalagi, Menteri yang sudah teruji dan punya prestasi malah tidak dipakai lagi. Padahal susah cari Menteri seperti ibu Susi yang tidak neko-neko tanpa kompromi dan blak blakkan.

Ibu Susi adalah Srikandi yang pernah dipunyai bangsa ini. Walau hati ingin Bu Susi tetap berada di Kabinet Pak Jokowi, namun pertimbangan Pak Jokowi jelas berbeda kali ini.


Saya rasa bukan hanya saya saja yang merasakan kekecewaan ini. Begitu banyak orang yang menumpahkan kekecewaan mereka di media sosial, baik itu di Facebook, Twitter, maupun Instagram.

Bahkan di Twitter sebelumnya sempat Trending tagar #WeWantSusi dimana jutaan orang ingin bu Susi tetap menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan periode kerja 2019-2004. Prestasi dan hasil kerjanya sudah terbukti.

Kabar beredar, entah benar atau tidak, bahwa bu Susi menolak menjadi Menteri lagi karena mau konsentrasi dan fokus mengurusi bisnisnya.

Saya agak ragu dengan kabar ini karena saya lihat semangat bu Susi lebih tinggi mengurus kepentingan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadi belaka mengurusi bisnisnya.

Saya teringat dulu bu Susi pernah ditawari Rp 1 triliun agar mundur dari Menteri Kelautan dan Perikanan, ini yang membuat saya skeptis bagaimana mungkin orang yang menolak Rp 1 triliun malah lebih mementingkan bsinisnya? Jelas benang merahnya tidak nyambung sama sekali.

Tapi sudahlah, saya percayakan semua kepada Bapak Presiden Jokowi dengan formasi Kabinet Kerja Periode 2019-2024. Saya hanya rakyat jelata, apa daya saya?

Saya tidak punya kemampuan apa-apa untuk mengembalikan bu Susi ke Kabinet, pun juga para Menterinya sudah sah secara konstitusional dipilih dan dilantik sesuai Perundang-Undangan yang berlaku sahih dan mengikat di negeri tercinta ini.

Saya hanya mampu menuliskan apa tang saya rasakan dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bu susi. Jasa-jasanya telah menorehkan sejarah di NKRI.

Bu susi banyak ditakuti pengusaha ilegal, apalagi yang berurusan dengan laut beserta isinya. Wanita besi mental baja yang pemberani.

Melalui hasil kerjanya yang nyata, kekayaan laut bangsa kita terjaga dari para pencuri dan para maling Korporate, baik itu dari dalam negeri, maupun para maling dari luar negeri yang kerap menjarah kekayaan laut bangsa kita.

Hasil karyanya yang nyata selalu dikenang bahwa bangsa yang besar di zamrud khatulistiwa ini pernah dikelola oleh Kartini Indonesia yang pemberani yang tak mudah pantang menyerah dan bernyali baja.

Terlepas Ibu terpilih lagi atau tidak setidaknya sudah menginspirasi orang-orang yang dulu terpinggirkan karena putus sekolah, bahwa asa ada maka semuanya bisa.

Doa kami selalu menyertaimu, ibu tersayang. Kami menanti sumbangsih karyamu untuk bangssa ini membangun kemandirian laut bagi Indonesia. Semoga Allah membalas setiap tetes keringat yang telah Ibu berikan untuk bangsa ini.

Namun setidaknya ibu Susi menjadi standard dan parameter kinerja menteri KKP yang baru ini. Jika kinerjanya lebih rendah dari bu Susi, maka mending tenggelemin diri sendiri saja.

Sumber : https://seword.com/politik/bu-susi-tidak-masuk-kabinet-rakyat-kecewa-ukubNDKfvQ

No comments

Powered by Blogger.