Apa? Presiden Jokowi Diteriaki “Huuuuu” Oleh Penyuluh Pertanian, Kenapa Ya?


Berita Terkini - Presiden Jokowi terus memberikan gebrakan jitu untuk negara besar ini. Tanpa basa-basi, Presiden Jokowi mampu menjawab ekspektasi masyarakat Indonesia. Kagum!. Beginilah potret seorang Presiden yang kita kasihi dan cintai. Dirinya mengabdi untuk rakyat dan menggunakan anggaran negara hanya untuk kemaslahatan bangsa. Saya kagum melihat.

Selain itu, Presiden Jokowi juga berhati-hati dalam bertindak. Tak mau gegabah dan menjanjikan sesuatu yang tak mungkin. Selalu berpikir janji politik apa yang rasional bagi masyarakat.
 Hal itu terlihat jelas saat Presiden Joko Widodo bicara blak-blakan mengenai nasib penyuluh pertanian yang menuntut diangkat menjadi PNS. Namun, blak-blakan Jokowi tersebut justru membuatnya sempat disoraki oleh para penyuluh pertanian yang hadir.

Momen itu terjadi saat Jokowi bertemu Tenaga Pegawai Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TPHL-TBPP) di GOR Jatidiri, Semarang, Minggu (3/2/2019).

Awalnya, dalam acara itu Ketua TPHL-TBPP Gunadi menyampaikan tuntutan kepada Jokowi agar mereka yang berjumlah 17.000 orang bisa diangkat menjadi PNS.

Setelah itu, giliran Jokowi yang bicara di atas podium. Jokowi mengaku baru tahu mengenai tuntutan penyuluh pertanian untuk diangkat sebagai PNS.

"Saya tadi tanya ke Pak Gunadi, ini sebetulnya problemnya seperti apa? Masalahnya seperti apa? Saya baru diberi tahu. Jadi kalau disuruh menjawab langsung sekarang ya sulit. Wong baru diberi tahu gimana saya disuruh menjawab," kata Jokowi.

"Pikiran saya problem itu hanya ada di, pertama guru. Masih ada masalah di situ. Yang kedua, bidan, juga ada masalah di situ. Satu per satu kita selesaikan. Ternyata ada lagi di pertanian. Baru tahu saya," kata Jokowi.

Saat itulah sebagian penyuluh pertanian yang hadir kompak menyoraki Jokowi. Suasana sempat riuh untuk beberapa saat. Setelah sorakan mereda, Jokowi melanjutkan pidatonya.

"Saya ngomong apa adanya. Saya itu ngomong apa adanya. Baru di sini tadi, saya saja masih minta penjelasan. Di samping saya tadi Pak Gunadi. Jadi saya tidak bisa ngomong langsung menyenangkan. Tidak bisa. Saya harus berbicara masalah prosedur yang harus kita lalui, kata dia”

Menjadi kebanggan kita melihat sosok Presiden Jokowi yang selalu berhati-hati dalam menentukan sikap terhadap semua kebijakan yang diambil. Selalu mengedepankan Undang-Undang sebagai payung hukum dalam bertindak. Tak mau gegabah, apalagi memberikan janji politik selangit yang secara logika tak bisa diwujudkan. Itulah kelebihan Presiden Jokowi.

Namun, komitmen dari Presiden Jokowi jelas, yaitu untuk mensejahterakan rakyat. Bagi rakyat yang meminta kebijakan pemerintah harus pro rakyat, Presiden Jokowi mampu untuk menjawabnya dengan berbagai pertimbangan dari semua pihak.

Teriakan “Huuuuu” dari penyuluh pertanian pun beberapa hari atau minggu akan segera terjawab. Itulah komitmen Presiden kita. Perkataannya mampu dipegang dan dipercaya. Dirinya diabdikan hanya untuk menjadi pelayan rakyat. Itu sebuah kelebihan!.

Saya yakin permintaan penyuluh pertanian yang ingin diangkat menjadi ASN akan dijawab dengan kabar bahagia. Tinggal setia menunggu sebentar lagi saja, maka semua akan terjawab. Percayalah Presiden Jokowi adalah tipe pemimpin yang tidak suka PHP. Presiden Jokowi menjaga setiap ucapannya, karena sekali tidak dijaga ucapannya, maka rakyat akan kesal dan tumpulnya kepercayaan mereka.

Teriakan “Huuuuu” adalah teriakan kebahagiaan. Teriakan kegirangan karena di era Presiden Jokowi para penyuluh pertanian itu akan mendapat kehidupan yang layak. Kita meyakini itu. Sosok Presiden Jokowi benar luar biasa. Maka, tak salah bila banyak yang mengelu-elukan Presiden kita ini. Patut banyak kepala daerah yang mendeklarasikan diri untuk mendukung pasangan calon capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Lawan politik atau oposisi jangan baper dengan banyaknya dukungan itu. Dan, jangan mempolitisasi pertemuan Presiden Jokowi dengan para penyuluh pertanian. Jangan dikatakan bahwa itu adalah permainan politik petahana. Tidak!. Presiden Jokowi saat ini sedang berada pada dua posisi, yakni sebagai Calon Presiden petahana dan sebagai Presiden Republik Indonesia. Jadi, pertemuan dengan penyuluh pertanian adalah bagian dari program kerja juga. Oleh karenanya, jangan dipolitisasi.

Buat Pak Jokowi semoga dapat menjawab ekspektasi dari penyuluh pertanian itu agar kepercayaan pada Bapak semakin meningkat.!!

@Juandi Manullang (Facebook)

#01IndonesiaMaju #JokowiLagi

No comments

Powered by Blogger.