Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Terungkap, Ini Dia Mantan Ketua KPK Yang Sangat Bernafsu Ingin Mentersangkakan Ahok


Berita Terkini ~ Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)‎ Taufiequrachman Ruki menegaskan adanya indikasi perbuatan melawan hukum terhadap pembelian lahan di RS Sumber Waras oleh Pemda DKI Jakarta.

‎Itulah yang membuatnya mendorong Badan ‎Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigasi.

Dari laporan hasil pemeriksaan keuangan Pemda DKI tahun 2014 yang kala itu baru diterbitkan, kata Ruki ada temuan di nomor 30. Disebutkan bahwa pembelian RS Sumber Waras telah mengakibatkan kerugian Pemda DKI sebesar Rp 191 miliar

"Saya ingat betul. Saya pelajari semua. Saya pelajari dari perspektif auditor. Lihat ada indikasi perbuatan melawan hukum. Kerugian sudah pasti perbuatan melawan hukum," tegasnya saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/6/16).

Selain ada kerugian sebesar Rp. 191 miliar, dicantumkan pula ‎pada audit investigatif pembelian lahan RS Sumber Waras sejumlah prosedur yang dilanggar Pemda DKI. ‎

Katanya,pembelian sbuah tanah dengan menggunakan anggaran negara biasanya cash and carry. Beg‎itu dibayar tanah itu langsung jadi milik Pemda DKI. Namun, dalam perjanjian lahan Sumber Waras, menjadi milik Pemda DKI setelah dua tahun kemudian.

"Logikanya, dari undang-undang keuangan negara itu udah nggak bener‎," sindirnya.

‎Indikasi atau clue dalam bahasa penyelidikan kata Ruki sudah didapatkan. Untuk itu, tinggal ditindaklanjuti laporan BPK.

"Sayangnya ketika masuk, masa jabatan saya sebagai Plt habis. Maka saya teruskan ke pimpinan yang baru karena perkaranya baru di tahap penyelidikan," ‎pungkasnya.

Sumber: jawapos.com

No comments

Powered by Blogger.