Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Mampus, Beginilah Nasib Sial Pencopet Yang Beraksi Saat Ahok Datang ke Pembukaan Jakarta Fair


Berita Terkini ~ Basuki T Purnama (Ahok) resmi membuka Jakarta Fair 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Ahok pun mengunjungi stan-stan di anjungan Pemprov DKI dan momen tersebut dimanfaatkan oleh copet untuk beraksi. Kok bisa?

Usai mengantar Mendagri Tjahjo Kumolo yang hadir saat pembukaan ke mobilnya, Ahok berjalan kaki menuju hall C tempat anjungan Pemprov DKI. Pengunjung menyemut mengerumbungi Ahok. Tak sedikit yang meminta foto bareng atau selfie dengan orang nomor satu di Jakarta itu.

"Pak Ahok presiden, saya doakan pak jadi presiden," ujar salah seorang pengunjung Jakarta Fair menyapa Ahok di lokasi, Jumat (10/6/2016) malam.

"Ih aku pegang Pak Ahok," lanjut pengunjung lainnya usai bersalaman dengan Ahok.
 Nonton Streaming
Sepanjang perjalanan menuju anjungan tersebut, Ahok selalu dibuntuti oleh pengunjung namun ia tetap melayani dengan ramah. Ia tampak terseyum dan menyapa warga. Sesekali ia pun berhenti terutama ketika sejumlah anak menghampirinya untuk mengajak bersalaman.

Ahok yang mendatangi stan-stan SKPD dan BUMD seperti PT TransJ, Jakpro, Dinas Pariwisata dan lainnya. Anjungan Pemprov DKI berisi pavilliun Jakarta Smart City. Bukan produk-produk yang dipamerkan di sini melainkan program-program pelayanan Pemprov DKI berbasis teknologi.

Keramaian akibat kedatangan Ahok ternyata dimanfaatkan oleh oknum nakal. Terlihat seorang pencopet tertangkap tangan ketika sedang beraksi mengambil handphone salah seorang pengunjung. Petugas pengamanan dengan sigap langsung mengamankan pria muda itu.

"Sudah ambil apa aja kamu," tanya petugas pengamanan.

"Baru satu bang, baru satu bang," jawab sang pencopet dengan memelas.

Pengamanan JIExpo lalu membawa pergi si copet untuk diproses lanjutan. Kejadian itu tidak membuat keramaian terhenti. Pengunjung tetap saja membuntuti Ahok sehingga suasana di pavilliun Jakarta Smart City cukup crowded.

Ahok sempat memberi sedikit sambutan di panggung yang berada di Anjungan Pemprov DKI. Ia menjelaskan mengapa pihaknya sengaja tidak menyajikan produk-produk khas Jakarta pada Jakarta Fair kali ini.

"Kami tidak lagi menyajikan produk-produk tapi teknologi. Bapak ibu bisa lihat, kami targetkan tahun depan lampu seluruh Jakarta jadi LED, jadi mati hidup lampu bisa kami sajikan lewat segenggam handphone saja," kata Ahok.

"Kami juga menyajikan pembayaran pajak lewat sistem online. Kalau bapak ibu mau bayar bisa lewat HP saja. Nanti tren Jakarta keluar masuk Jakarta hanya tinggal tempel kartu. semua bisa jalan kalau bapak ibu partisipasi dalam teknologi," lanjutnya.

Tak hanya itu, Ahok pun kembali memperkenalkan soal aplikasi Qlue yang dapat digunakan warga Jakarta untuk memberi laporan atau keluhan. Sehingga dengan demikian, Pemprov DKI jadi dapat memantau mana pejabat-pejabat DKI yang bekerja dengan baik dan yang tidak.

"Mudah-mudahan 38 hari ini bapak ibu bisa lihat bagaimana layanan smart city di kota Jakarta dan kami terima masukan-masukannya," tutup Ahok.

Sumber: detik.com

No comments

Powered by Blogger.