Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Ini Kata Ahok Soal Sunny Dituding Sebagai Pengumpul Duit Rp 30 M Ke Teman Ahok


Berita Terkini ~ Sosok kontroversial Sunny Tanuwidjaja disebut mengalirkan dana dari perusahaan swasta pengembang reklamasi Teluk Jakarta ke Teman Ahok, relawan pendukung kandidat cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Benarkah demikian, Ahok?

"Hahaha... kamu tanya dia (Sunny) saja," jawab Ahok sambil berlalu menuju mobilnya di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (21/6/2016).

Tepis Isu Rp 30 M, Teman Ahok: Kami Tak Kenal Sunny, Kami Siap Diperiksa KPK

Ahok hanya tertawa sejenak sedikit menggelengkan kepala menanggapi pertanyaan itu, tanpa penegasan bahwa hal itu tidaklah benar. Kabar Rp 30 miliar dari pengembang reklamasi ke Teman Ahok via Sunny pernah pula disebut oleh politisi PDIP Junimart Girsang.

Teman Ahok sendiri juga membantah soal adanya duit Rp 30 miliar itu. Teman Ahok juga mengaku tak kenal sosok Sunny yang notabene dekat dengan Ahok itu. Meski demikian kabar di luar masih santer terdengar, bahwa Sunny dan lembaga Cyrus Network Public Affairs berjalin kelindan mengalirkan duit ke Teman Ahok.

Ahok tegas menampik bahwa Cyrus adalah konsultan politiknya. Namun Ahok mengaku dirinya memang kenal lembaga yang kini dikomandoi Hasan Nasbi itu, sejak beberapa tahun silam.

"Bukan. Aku cuma kenal mereka waktu Pilkada 2012," kata Ahok.

Lebih dari itu, Ahok menegaskan tak menghimpun dari pihak manapun kecuali dari masyarakat pendukungnya. Seperti diketahui, relawan Teman Ahok menghimpun dana dari penjualan tiket acara hingga merchandise.

Duit penjualan itulah yang menjadi modal Ahok. Ini adalah cara pendanaan politik model Barack Obama saat Obama berkampanye menjadi Presiden Amerika Serikat.

"Justru saya punya obsesi untuk membentuk model gaya Obama," tandas Ahok sembari masuk mobilnya meninggalkan Balai Kota.

Teman Ahok sendiri mengaku pernah menerima duit dari Hasan Nasbi sebesar Rp 500 juta. Duit itu dihimpun Hasan dari kawan-kawannya juga. Namun demikian, Teman Ahok menyangkal bahwa duit itu dari Cyrus meski Hasan Nasbi adalah Chief Executive Officer (CEO) Cyrus Network. Teman Ahok sendiri tak menelusuri dari mana asal-usul duit itu.

Sementara itu, Sunny Tanuwidjaja telah membantah tuduhan dirinya sebagai pengumpul uang dari perusahaan pemegang hak reklamasi. Bahkan Sunny mempertanyakan dari mana info tersebut berasal.

"Enggak ada. Enggak ada itu. Infonya dari mana itu?" kata Sunny balik bertanya pada wartawan di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/16)

Sumber: detik.com

No comments

Powered by Blogger.