Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Begini Skakmat Ahok Buat Ratna Sarumpaet Cs Perihal Penggusuran Kampung Dadap Tangerang


Berita Terkini ~ Kampung Baru Dadap di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang Mencekam , Warga Lempar Batu Tolak Penggusuran, 2 Polisi Jadi Korban.

Sementara di lokasi, warga mengancam ribuan aparat Kepolisian, TNI, Satpol PP dan sejumlah wartawan.

"Siapa yang berani masuk bakalan mati, termasuk wartawan," teriak seorang warga.

Beberapa fakta dilapangan yang bisa disampaikan:

01. Dadap itu lokasinya di Kab. Tangerang, Prov. Banten.

02. Bupati Tangerang namanya Ahmad Zaki Iskandar.

03. Gubernur Banten namanya Rano Karno.

04. Penggusuran di lakukan oleh Satpol PP di bantu #TNI dan #Polri.

05. Tidak ada rusun full furnished untuk warga yang mau di relokasi.

06. Tidak ada program seperti KJS dan jemputan sekolah gratis.

07. Tidak ada Profesor Yusril Ihza Mahendra yang bersedia pasang badan untuk warga disana.

08. Tidak ada Aktivis Ratna Sarumpaet yang datang dan tereak lantang membela warga disana.
09. Tidak ada Wanita Emas Mischa Hasnaeni Moein yang datang dan memberikan simpati pada warga disana.

10. Tidak ada Anggota DPR Tantowi Yahya yang hendak memanggil paksa Gubernur karena memakai unsur TNI dan Polri dalam penggusuran.

11. Tidak ada Ormas yang demo untuk melengserkan Bupati disana.

12. Tidak ada FPI yang berteriak "Gubernur Zholim" disana.

13. Lokasi penggusuran akan di jadikan fasum dan tempat wisata kuliner.

14. Disiarkan di TV Nasional, masuk portal berita juga, tapi mungkin tidak menarik untuk di bahas di sosmed.

15. Kayaknya sih yang salah tetep Presiden Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Saat kejadian penggusuran itu bukan di Jakarta, tiba-tiba :

- Parpol dan anggota DPR tidur semua.

- Tukang koar-koar, tukang nyinyir, tukang kritik bisu semua.

- Tukang hasut, tukang fitnah, tukang adu domba insyaf semua.

- Pembela rakyat kecil, tukang pasang badan, aktivis, pengacara, artis, dll amnesia semua.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga ikut mengomentari rencana penertiban Kampung Baru Dadap di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Ahok heran tidak ada LSM atau tokoh masyarakat yang menentang penertiban tersebut kepada Bupati Tangerang.

"Terus saya tanya di Dadap ada yang ribut enggak? Di Dadap itu, kagak kasih rusun, kagak kasih KJP, kagak kasih bus, kagak kasih modal, enggak ada yang ribut?" ujar Ahok di SD Santa Maria, Juanda, Senin (16/5/2016).

Ahok berkomentar seperti itu karena menilai ada perbedaan sikap saat LSM atau kelompok masyarakat mengkritik penertiban di Pasar Ikan, Jakarta Utara. Setelah ditertibkan, warga Pasar Ikan justru menerima banyak bantuan dari berbagai pihak sebagai bentuk protes terhadap penertiban tersebut.

Selain itu, banyak juga tokoh politik yang datang mengunjungi warga Pasar Ikan maupun warga Luar Batang yang tinggal di sekitar masjid keramat. Di antaranya adalah anggota DPR RI Tantowi Yahya, bakal cagub DKI dari Partai Gerindra Sandiaga Uno, Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik dan Abraham Lunggana, serta aktivis Ratna Sarumpaet yang juga aktif membela warga Pasar Ikan.

Di kawasan Pasar Ikan kini sudah berkibar bendera-bendera ormas dan partai. Kondisi ini berbeda dengan situasi di sekitar Dadap. Belum terdengar ada tokoh politik yang menengok warga setempat. Bantuan juga belum muncul.

"Mungkin Dadap itu salahnya cuma satu, bupatinya bukan Ahok. Kalau bupatinya Ahok, banyak yang bantuin orang Dadap itu. Gitu aja he-he-he," ujar Ahok.

Sumber: kompas.com & FB Taufik Wibowo

No comments

Powered by Blogger.