Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Mahfud MD Minta Publik Jangan Paksa KPK untuk Pidanakan Ahok



Berita Terkini ~ Mantan Ketua Mahkamah konstitusi (2008-2013) Prof.Dr. Mohammad Mahfud MD meminta kepada publik agar tidak memanas-manasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mempidanakan pihak-pihak yang terlibat kasus Sumber Waras.
Menurut Guru Besar Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) itu, KPK harus dibiarkan bekerja secara profesional tanpa perlu diintervensi oleh siapa pun.
“Kita tak boleh mendorong KPK untuk mempidanakan atau tidak mempidanakan kasus Sumber Waras. Biar KPK profesional saja,” tulis Mahfud di akun Twitter yang dipantau Selasa (26/04/2016).

Seperti diketahui, terjadi kontroversi seputar pembelian lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Harga beli yang diajukan Pemprov DKI dinilai tidak wajar. DPRD DKI Jakarta minta pembelian dibatalkan.
Namun, RS Sumber Waras dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok menyatakan pembelian tersebut wajar dan prosesnya terang benderang.
Atas kasus tersebut, Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, yakin bahwa KPK akan menjadikan Ahok sebagai tersangka. Bahkan, untuk menyeret Ahok, Habiburokhman mengaku sudah mendeklarasikan tim yang terdiri dari para pengacara.

“Sepanik-paniknya Ahoax (maksudnya Ahok, red) lebih panik lagi Teman Ahoax, Tim Advokasi Jakarta Bergerak sudah dideklarasi,” jelasnya menjelang pemeriksaan oleh KPK beberapa waktu lalu.
Di lain pihak, Panitia Kerja (Panja) Penegakan Hukum Komisi III DPR RI rencananya akan mengundang kembali mantan Pimpinan KPK Taufiequrachman Ruky, Adnan Pandu Praja, Zulkarnaen, Johan Budi dan Indriyanto Seno Adji untuk didengarkan keterangannya terkait permintaan Audit Dengan Tujuan tertentu dalam proses pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta.

No comments

Powered by Blogger.