Header Ads

Agen Poker Online INDONESIA Ini Reaksi Yusril Tanggapi Omongan Ahok Ke Media: Jangan Beri Yusril Panggung



Berita Terkini ~ Bakal Calon Gubernur DKI Yusril Ihza Mahendra Rencananya akan melayangkan surat kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, lantaran aparat TNI selalu terlibat dalam penggusuran warga di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara oleh Pemprov DKI.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai jika mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) tersebut tidak paham persoalan penggusuran tersebut, dan hanya cari ingin mencari panggung jelang Pilgub 2017.

"Kita baca dulu ada apa, ya kan enggak usah kasih panggung buat dia lah ngomong. Orang Luar Batang udah fitnah saya kok, mau hancurin masjid, hancurin makam. Kalian cek aja, apa pantas ngomong kayak gitu. Sudahlah enggak usah kasih panggung," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/4/2016).

Yusril rupanya tidak terima dengan ucapan ahok dan langsung memberikan tanggapan balik atas pernyataan Gubernur ahok yang meminta awak media supaya tidak lagi memberinya panggung

Berikut ini tanggapan yusril sebagaimana dikutip islamnkri.com dari akun twitter Yusril Ihza Mahendra @Yusrilihza_Mhd :

1. Seperti diberitakan media sejak kemarin, Gubernur DKI @basuki_btp minta kpd siapa saja agar jangan "memberi panggung" kepada saya

2. Saya merasa perlu menanggapi hal tsb karena berkaitan dengan hak konstitusional setiap orang yang dijamin oleh UUD 1945

3. Istilah "memberi panggung" maksudnya tentulah agar jangan diberi kesempatan kepada saya untuk berbicara di muka umum

4. Berbicara di muka umum dalam arti mengemukakan pikiran dan pendapat secara bebas dan terbuka tanpa dihalangi oleh siapapun

5. Permintaan Gubernur DKI seperti itu jelaslah bertentangan dengan konstitusi dan demokrasi yang harus kita junjung tinggi

6. Dalam demokrasi setiap orang bebas mengemukakan pendapat walau mungkin ada orang lain yang tidak setuju dengan pendapat itu

7. Saya sendiri takkan melarang atau minta orang lain agar tdk memberi kesempatan kepada Gubernur DKI untuk dg bebas menyatakan pendapatnya

8. Kalau saya tidak setuju dengan pendapat Gubernur DKI, maka kapanpun dan di manapun saya akan dengan bebas pula menentang pendapatnya itu

9. Walau saya tdk setuju dg pendapat Gubernur DKI itu, namun kebebasan beliau untuk mengemukakan pendapat itu akan saya bela mati2an

10. saya mengajak segenap rakyat berikan panggung kepada Gubernur DKI utk berbicara dengan bebas, walau kt tdk setuju dg pendapatnya

11. Ayo kita tegakkan konstitusi dan demokrasi. Berikan kepada setiap orang hak untuk mengemukakan pendapatnya dengan bebas

12. Demikian tanggapan dan ajakan saya. Salam hormat

No comments

Powered by Blogger.